Ibadah Shalat
|
PENGERTIAN
Shalat secara etimologis berarti Doa (9:103), menurut
terminologis adalah bentuk ibadah mahdhah yang td gerakan2 dan ucapan2 yang
dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam dengan syarat2 tertentu
Shalat adalah ibadah khusus yg cara pelaksanaannya harus
sesuai contoh Nabi sbg bentuk kepatuhan hamba Allah
DASAR HUKUM
Surat Al-Dzariat : 56
Hadits Shalat sbg Rukun Islam II
Hadits Shalat adalah tiang agama, menempati tempat paling
tinggi diantara ibadat2 lainnya, amal yang pertama kali dihisab
Tujuan Shalat:
-Mengingat Allah
-Mencegah manusia dari perbuatan tercela (keji dan munkar)
-Kafarat atas dosa-dosa
-Cara mengadu kepada Allah
-Disiplin waktu
-Diperintahkan juga kepada keluarga
-Menyelamatkan manusia dari api neraka dihisab
URGENSI SHALAT:
-Sebagai tiang agama
-Amal yg pertama kali dihisab
-Amal yg pertama kali diperintahkan dan langsung
-Amal yg paling besar pahalanya
-Amal yg merupakan ajaran para Rasul
-Amal yg bila ditinggalkan merupakan dosa besar
-Ciri yg menonjol bagi orang bertaqwa
-Wasiat terakhir Rasulullah kpd umatnya
-Rukun Islam yang kedua
-Ajaran dini yg diperintahkan kpd anak
-Membedakan orang taqwa dan kufur
SYARAT SAH SHALAT:
-Suci dari Hadats besar (yang mewajibkan mandi)
-Suci badan, pakaian dan tempatnya dari Najis
-Masuk waktu shalat Dhuhur, Asar, Magrib, Isya, subuh
ditandai dengan Azan dan iqamah
-Menutup aurat
-Suci dari Hadats dengan berwudhu/tayammum
-Menghadap kiblat
CARA MELAKUKAN SHALAT:
-Niat yang ikhlas
-Takbiratul ihram dalam keadaan berdiri
-Disunnahkan membaca do'a iftitah/tawajju
-Membaca Surat Al Fatihah didahului taawudz dan diakhiri
Amin
-Sunnah membaca surat/ayat Al-Qur’an
-Ruku`
-I’tidal
-Sujud (dua kali)
-Duduk diantara dua sujud
-Bangkit untuk rakaat berikutnya
-Tasyahud dan Salawat (awal dan akhir)
-Sunnah Doa minta perlindungan
-Salam
LARANGAN SHALAT:
*SEBELUM SHALAT
-Menahan lapar
-Menahan buang air (kebelet)
-Menahan kantuk
*DALAM SHALAT
-Berkata
-Banyak gerak
-Meludah dan Menguap
-Memejamkan mata
-Mencuri shalat (tdk sempurna posisi ruku dan sujudnya)
-Sikap seperti unta dalam sujud
-Tergesa-gesa dan mendahului imam
HAL-HALYANG DIBOLEHKAN DALAM SHALAT:
-Membunuh binatang yang berbisa
-Berjalan beberapa langkah
-Menggendong anak kecil
-Mengingatkan Imam
-Mendoakan orang bersin
-Menangis
-Membaca Al-Quran dengan melihat Mushaf
SHALAT JAMAAH:
-Mesjid tempat yg paling tepat untuk berjamaah
-Pahala shalat jamaah 27 derajat daripada shalat sendiri
(munfarid)
-Shalat jamaah menunjukkan tanda mukmin yang memelihara
ukhuwah islamiah
-Shalat jamaah sebagai sunnah Rasul yang tidak boleh
ditinggalkan
-Rasul pernah akan membakar rumah sahabat yang tidak
berjamaah
-Imam adalah orang yang paling ahli membaca Al-Qur’an
-Makmum harus mengikuti imamnya, kecuali ada kekeliruan
makmum bisa memperingatkan -dengan tasbih, boleh mufaraqah
-Shalat berjamaah harus tenang tidak boleh tergesa-gesa
-Dalam berjamaah harus merapatkan barisan (shaf)
SHALAT DLM PERJALANAN:
*SHALAT QASAR (RINGKAS)
-QS Annisa 101
-Mula2 shalat di fardukan 2 rakaat (Mekkah) baru
disempurnakan 3, 4 rakaat (Madinah)
-Menurut Imam Hanifi shalat 2 rakaat bukan rukhsah tapi
azimah
-Syarat perjalanan minimal 1 mil (1847 m) – 1 farsakh (5541
m)
*SHALAT JAMAK (MENGUMPULKAN)
-Bepergian : Jamak taqdim dan ta’khir (Dzuhur/Asar,
Magrib/Isya)
-Wukuf
-Hujan
-Sakit
-Keperluan mendesak
SHALAT KHOUF (KARENA TAKUT):
-QS Al Baqarah : 239
-Satu rakaat sbg rukhsoh
-Imam melaksanakan shalat bersama 1 rombongan 1 rakaat,
rombongan kedua menempati -tempat shalat 1 rakaat bersama imam, hingga imam
melaksanakan 2 rakaat. Kedua -rombongan
itu bergantian menjaga serangan musuh
SHALAT JUM’AT:
-QS Al Jumuah : 9
-Diwajibkan bagi muslim kecuali hamba, wanita, anak-anak dan
sakit
-Shalat Jum’at 2 rakaat setelah 2 khutbah
-Harus tertib dan tenang
-Bila Idul Adha/Fitri pada hari Jum’at boleh memilih
-Hari Jum’at sbg sayyidul ayyam : ibadah, bertemu Allah,
sumpahnya, tergetarnya -makhluk, tidak disukai berpuasa, mandi jum’at,
adanya/akhir kehidupan, boleh tdk -shalat kalau sudah shalat Id
SHALAT-SHALAT SUNNAT:
-Rawatib
-Antara azan dan iqamah
-Tahajjud (Qiyamullail)
-Idul Adha dan Idul Fitri
-Dhuha
-Istikharah
-Hajat
-Wudhu
-Safar
-Tahiyatul Masjid
-Taubat, Tasbih, Istisqa, Gerhana Matahari/Bulan
URGENSI DO’A:
-Doa berarti permohonan, setelah kita berikhtiar dilakukan
langsung kepada Allah SWT
-Doa sebagai bagian dari keimanan sbg inti/sumsum ibadah,
senjata mukmin, tiang agama, cahaya langit dan bumi
-Doa yang mustajabah : sujud, bada shalat, akhir malam, hujan, puasa, haji,
pujian dan salawat, husnudzon, berulang2, rendah hati, suara lembut, penuh harap dan yakin
-Doa Ma’tsurat yaitu doa yang dilakukan Nabi dari Al Qur’an
dan Hadits
-Qunut subuh menurut Imam Syafii itu sunnah ab’ad
QS Al-Ankabut (29) : 45
Bantu dakwah ini tersebar ke teman-teman terdekat kalian
sampai kepenjuru dunia dengan meng-klik “bagikan”/”share” Allah SWT akan
membalas sekecil apapun amal kalian, dan insya Alah akan menjadi salah satu dari
tiga amal yang akan tetap mengalir terus walaupun kita sudah wafat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar