2. Dari Abdur Rahman bin Auf bin Malik r.a.,
katanya: "Rasulullah s.a.w. menyembahyangi janazah, lalu saya menghafalkan
sesuatu dari doanya, iaitu beliau s.a.w. mengucapkan - yang ertinya: "Ya
Allah, ampunilah ia dan belas kasihanilah.selamatkanlah ia dan maafkanlah,
muliakanlah tempat kediamannya - dalam kubur - dan luaskanlah tempat masuknya,
bersihkanlah ia dengan air, salju dan embun, bersihkanlah ia dari
kesalahan-kesalahannya sebagai- mana Engkau membersihkan pakaian putih dari
kotoran, berilah ia ganti berupa perumahan yang lebih baik dari perumahannya -
di dunia juga ganti keluarga yang lebih baik dari keluarganya-di dunia - serta
kahwinkanlah ia dengan suami - atau isteri - yang lebih baik dari suami - atau
isterinya - di dunia. Masukkanlah ia dalam syurga dan lindungilah ia dari siksa
kubur dan siksa neraka." 'Aufa berkata: "Sehingga saya mengharapkan
hendaknya sayalah yang menjadi mayat ketika itu." (Riwayat Muslim)
3. Dari Abu Hurairah, Abu Qatadah dan Abu Ibrahim a|-Asyhali dari ayahnya dan ayahnya adalah seorang sahabat, radhi- allahu 'anhum dari Nabi s.a.w. bahawasanya beliau menyembahyangi janazah, lalu mengucapkan - yang ertinya:
"Ya Allah, ampunilah untuk yang masih hidup dan yang telah mati dari kita, yang kecil dan yang besar - maksudnya yang muda dan yang tua, yang lelaki dan yang perempuan, yang hadhir ini dan yang tidak hadhir. Ya Allah, barangsiapa yang Engkau hidupkan di antara kita, maka hidupkanlah dengan menetapi Agama Islam dan barang-yang Engkau matikan dari kita, maka matikanlah dengan menetapi keimanan. Ya Allah, janganlah menghalang-halangi kita untuk memperolehi pahala sebab mendapatkan mushibah ditinggalkan mayat ini dan jangan ada fitnah sepeninggalnya." Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dari riwayat Abu Hurairah dan al-Asyhali. Juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari riwayat Abu Hurairah dan Abu Qatadah. Imam Hakim berkata: Hadis Abu Hurairah ini shahih menurut syaratnya Imam-imam bukhari dan Muslim." Imam Termidzi berkata: "Imam Bukhari berkata: "Selengkap- lengkap riwayat-riwayat Hadis dalam bab ini ialah riwayatnya al-Asyhali." Imam Bukhari berkata: "Sebagus-bagus Hadis dalam bab ini ialah Hadisnya 'Auf bin Malik.
4. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Saya mendengar rasulullah s.a.w. bersabda:
"Jikalau engkau semua menyembahyangi mayat, maka bersikap ikhlaslah dalam mengucapkan doa untuk mayat itu." (Riwayat Abu Dawud)
5. Dari Abu Hurairah r.a. pula dari Nabi s.a.w. perihal doa menyembahyangi janazah, iaitu - yang ertinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhan janazah ini, Engkau pula yang menciptakannya, Engkau memberikannya petunjuk untuk memeluk Agama Islam. Engkau mencabut ruhnya dan Engkau lebih mengetahui perihal rahsia dan apa yang kelihatan daripada dirinya. Kita semua datang menghadapMu untuk memohonkan syafaat padanya. Maka dari itu ampunilah janazah ini." (Riwayat Abu Dawud)
6. Dari Watsilah bin al-Asqa' r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. menyembahyangi janazah seorang lelaki dari kaum Muslimin beserta kita, lalu saya mendengar beliau s.a.w. mengucapkan - yang ertinya: "Ya Allah, sesungguhnya Fulan anak Fulan ini adalah dalam tanggunganMu dan ikatan keamananMu, maka dari itu lindungilah ia dari fitnah kubur dan siksanya. Engkau adalah ahli dalam menetapi janji dan memiliki pujian. Ya Allah, maka ampunilah ia, belas kasihanilah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Penyayang." (Riwayat Abu Dawud)
7. Dari Abdullah bin Abu Aufa radhiallahu 'anhuma, bahawasanya ia bertakbir untuk menyembahyangi janazah anak perempuannya, lalu ia berdiri sesudah takbir keempat seperti kadar waktu berdirinya antara dua takbir, kemudian ia berkata: "Rasulullah s.a.w.melakukan sedemikian ini." Dalam riwayat lain disebutkan: Abdullah bin Abu'Aufa bertakbir yang keempat kalinya, lalu berdiam diri sebentar, sehingga saya mengira bahawa ia akan bertakbir untuk kelima kalinya, kemudian bersalam menoleh ke sebelah kanannya lalu ke sebelah kirinya. Setelah ia selesai bersembahyang, kita pun bertanya padanya: "Apa-kah ertinya itu tadi? - maksudnya antara takbir keempat dengan salam, mengapa lama sekali? la menjawab: "Sesungguhnya saya tidak akan menambahkan untukmu semua melebihi dari apa yang saya lihat dari Rasulullah s.a.w. sebagaimana yang beliau lakukan," atau ia berkata: "Memang demikian itulah yang dikerjakan oleh Rasulullah s.a.w." Diriwayatkan oleh Imam Hakim dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis shahih.
3. Dari Abu Hurairah, Abu Qatadah dan Abu Ibrahim a|-Asyhali dari ayahnya dan ayahnya adalah seorang sahabat, radhi- allahu 'anhum dari Nabi s.a.w. bahawasanya beliau menyembahyangi janazah, lalu mengucapkan - yang ertinya:
"Ya Allah, ampunilah untuk yang masih hidup dan yang telah mati dari kita, yang kecil dan yang besar - maksudnya yang muda dan yang tua, yang lelaki dan yang perempuan, yang hadhir ini dan yang tidak hadhir. Ya Allah, barangsiapa yang Engkau hidupkan di antara kita, maka hidupkanlah dengan menetapi Agama Islam dan barang-yang Engkau matikan dari kita, maka matikanlah dengan menetapi keimanan. Ya Allah, janganlah menghalang-halangi kita untuk memperolehi pahala sebab mendapatkan mushibah ditinggalkan mayat ini dan jangan ada fitnah sepeninggalnya." Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dari riwayat Abu Hurairah dan al-Asyhali. Juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari riwayat Abu Hurairah dan Abu Qatadah. Imam Hakim berkata: Hadis Abu Hurairah ini shahih menurut syaratnya Imam-imam bukhari dan Muslim." Imam Termidzi berkata: "Imam Bukhari berkata: "Selengkap- lengkap riwayat-riwayat Hadis dalam bab ini ialah riwayatnya al-Asyhali." Imam Bukhari berkata: "Sebagus-bagus Hadis dalam bab ini ialah Hadisnya 'Auf bin Malik.
4. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Saya mendengar rasulullah s.a.w. bersabda:
"Jikalau engkau semua menyembahyangi mayat, maka bersikap ikhlaslah dalam mengucapkan doa untuk mayat itu." (Riwayat Abu Dawud)
5. Dari Abu Hurairah r.a. pula dari Nabi s.a.w. perihal doa menyembahyangi janazah, iaitu - yang ertinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhan janazah ini, Engkau pula yang menciptakannya, Engkau memberikannya petunjuk untuk memeluk Agama Islam. Engkau mencabut ruhnya dan Engkau lebih mengetahui perihal rahsia dan apa yang kelihatan daripada dirinya. Kita semua datang menghadapMu untuk memohonkan syafaat padanya. Maka dari itu ampunilah janazah ini." (Riwayat Abu Dawud)
6. Dari Watsilah bin al-Asqa' r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. menyembahyangi janazah seorang lelaki dari kaum Muslimin beserta kita, lalu saya mendengar beliau s.a.w. mengucapkan - yang ertinya: "Ya Allah, sesungguhnya Fulan anak Fulan ini adalah dalam tanggunganMu dan ikatan keamananMu, maka dari itu lindungilah ia dari fitnah kubur dan siksanya. Engkau adalah ahli dalam menetapi janji dan memiliki pujian. Ya Allah, maka ampunilah ia, belas kasihanilah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Penyayang." (Riwayat Abu Dawud)
7. Dari Abdullah bin Abu Aufa radhiallahu 'anhuma, bahawasanya ia bertakbir untuk menyembahyangi janazah anak perempuannya, lalu ia berdiri sesudah takbir keempat seperti kadar waktu berdirinya antara dua takbir, kemudian ia berkata: "Rasulullah s.a.w.melakukan sedemikian ini." Dalam riwayat lain disebutkan: Abdullah bin Abu'Aufa bertakbir yang keempat kalinya, lalu berdiam diri sebentar, sehingga saya mengira bahawa ia akan bertakbir untuk kelima kalinya, kemudian bersalam menoleh ke sebelah kanannya lalu ke sebelah kirinya. Setelah ia selesai bersembahyang, kita pun bertanya padanya: "Apa-kah ertinya itu tadi? - maksudnya antara takbir keempat dengan salam, mengapa lama sekali? la menjawab: "Sesungguhnya saya tidak akan menambahkan untukmu semua melebihi dari apa yang saya lihat dari Rasulullah s.a.w. sebagaimana yang beliau lakukan," atau ia berkata: "Memang demikian itulah yang dikerjakan oleh Rasulullah s.a.w." Diriwayatkan oleh Imam Hakim dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis shahih.
Bantu dakwah ini tersebar ke teman-teman terdekat kalian
sampai kepenjuru dunia dengan meng-klik “bagikan”/”share” Allah SWT akan
membalas sekecil apapun amal kalian, dan insya Alah akan menjadi salah satu dari
tiga amal yang akan tetap mengalir terus walaupun kita sudah wafat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar